Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga riset internasional Hurun Research Institute menyampaikan, saat ini terdapat 3.279 miliarder secara global, meningkat 5% dari tahun 2023.

Menurut peringkat tersebut, Tiongkok masih menduduki puncak daftar dengan 814 miliarder meskipun negara tersebut kehilangan 155 miliarder dibandingkan tahun lalu. Amerika berada di urutan kedua dengan 800 miliarder, sementara India berada di urutan ketiga dengan 271 miliarder.

“Tiongkok mengalami tahun yang buruk,” kata perusahaan riset tersebut dikutip dari CNBC.com pada Selasa, (2/4/2024).

“Penciptaan kekayaan di Tiongkok telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir, dengan menurunnya kekayaan miliarder dari sektor real estate dan energi terbarukan,” tuturnya.

Zhong Shanshan dari Tiongkok, pendiri dan ketua raksasa air kemasan Nongfu Spring, mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di Tiongkok. Colin Huang, pendiri pemain e-commerce Pinduoduo, melampaui CEO Tencent Ma Huateng dan meraih posisi kedua tahun ini.

AS, yang menambah 109 miliarder pada tahun 2023 hanya memiliki 14 miliarder lebih sedikit dibandingkan Tiongkok, menurut Hurun.

Kecerdasan buatan merupakan pendorong signifikan peningkatan jumlah orang super kaya di AS, menurut laporan tersebut.

“Sementara [CEO Nvidia] Jensen Huang telah menjadi berita utama ketika Nvidia berhasil menembus angka $2 triliun, dan sebagai hasilnya melambungkannya ke dalam Hurun Top 30, para miliarder di belakang Microsoft, Google, Amazon, Oracle, dan Meta telah mengalami lonjakan yang signifikan. dalam kekayaan mereka karena para investor bertaruh pada nilai yang dihasilkan oleh AI,” kata laporan itu.

Indeks Miliarder Bloomberg menunjukkan bahwa pendiri Amazon Jeff Bezos dan CEO Tesla Elon Musk adalah dua miliarder teratas di AS dengan kekayaan bersih masing-masing $201 miliar dan $190 miliar.

Taylor Swift bergabung dalam daftar Hurun Research dengan kekayaan bersih $1,2 miliar setelah memulai Eras Tour-nya pada bulan Maret, dan sejauh ini tampil di AS, Amerika Selatan, Australia, Singapura, dan Tokyo.

“Lebih dari separuh kekayaannya berasal dari royalti dan tur, termasuk US$190 juta dari leg pertama tur Eras dan US$35 juta dari film konsernya. Sisanya didukung oleh nilai katalog musiknya, terutama setelah enam album pertamanya dijual ke Shamrock Modal sebesar US$300 juta pada tahun 2020,” kata laporan itu.

Setelah AS, India menjadi negara dengan penambahan penduduk baru terbesar kedua dengan 84 anggota baru dalam daftar orang-orang ultra-kaya.

Negara Asia Selatan ini kini menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia setelah PDB tumbuh 8,4% pada periode Oktober-Desember.

Pada bulan Desember, pasar saham India melampaui Hong Kong untuk menjadi pasar saham terbesar ketujuh di dunia, dan kini bernilai lebih dari $4 triliun, menurut data dari Refinitiv.

Ketua Reliance Industries India, Mukesh Ambani, terus menjadi orang terkaya di Asia, dan kesebelas terkaya di dunia, dengan total kekayaan bersih $110 miliar.

Pada bulan Januari, Gautam Adani, pendiri dan ketua Adani Group, sempat menyalip Ambani, namun kini tertinggal tiga tingkat dengan kekayaan bersih $97,9 miliar.

Daftar 10 negara dengan orang kaya terbanyak di dunia














Ranking

Negara

Jumlah Konglomerat

1

China

814

2

Amerika Serikat

800

3

India

271

4

Inggris

146

5

Jerman

140

6

Swiss

106

7

Russia

76

8

Italia

69

9

Prancis

68

10

Brazil

64


[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


7 Yahudi Terkaya, Mesin Uangnya Ternyata Digemari Warga RI


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *