Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten tambang PT Indika Energy Tbk. (INDY) melalui telah mengakuisisi perusahaan minyak atsiri PT Natura Aromatik Nusantara (NAN). Aksi itu dilakukan melalui anak usahanya, PT Indika Multi Properti (IMP) dan PT Laras Ekosistem Organik pada 27 Maret 2024.

Mengutip keterbukaan informasi, saham yang dicaplok merupakan milik pemegang saham awal NAN, yakni perusahaan Novotel International Care Extracts Limited (NICE) dan PT Esensi Natura Nusantara (ENN). Selain itu juga, sejumlah pemegang saham perorangan milik Modiwati Karunia Mulia, Yohanes Satyawan, dan Mafrudin Joko Nugroho.

Adapun pembelian IMP melakukan pembelian saham NAN milik NICE sebesar 34,60% dengan nilai transaksi sebesar US$8.130.378 (Rp129.380.331.189). Kemudian pembelian saham ENN sebesar 17,10% dengan nilai transaksi sebesar Rp63.388.285.680 yang setara dengan US$4.018.801.

Selanjutnya, IMP melakukan pembelian saham NAN milik Modiwati sebesar 0,86% dengan nilai transaksi sebesar Rp3.197.247.318 yang setara dengan US$202.705, milik Yohanes sebanyak 0,79% dengan nilai transaksi sebesar Rp2.930.811.876 yang setara dengan US$185.813.

Dengan pengambilalihan saham ini, IMP memiliki 99,35% saham di NAN. Sebelum transaksi, IMP menggenggam sebanyak 46% saham NAN.

Sementara itu, Laras Ekosistem Organik melakukan pembelian saham milik Mafrudin sebesar 0,65% dengan nilai transaksi sebesar Rp2.397.933.654 yang setara dengan US$152.028. Dengan begitu, kepemilikan saham perusahaan di NAN menjadi sebesar 0,65%.

Lantas, total nilai aksi pengambilan saham ini mencapai sekitar Rp201,29 miliar.

“Pengambilalihan Saham ini merupakan langkah strategis Perseroan secara group untuk melakukan diversifikasi kegiatan usaha ke dalam bisnis hijau,” kata Sekretaris Perusahaan INDY Adi Pramono dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (1/4/2024).

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Sederet Emiten Milik Konglomerat Pendukung Ganjar – Mahfud MD


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *