Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengumumkan rencananya menerbitkan obligasi dalam denominasi dolar AS, senilai Rp 500 juta. Dengan asumsi kurs saat Rp 15.868, jumlah obligasi yang akan diterbitkan BNI setara Rp 7,9 triliun.

“Dana hasil rencana penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum perseroan,” tulis Sekretaris¬†Perusahaan BNI Okki Rushartomo dalam keterbukaan informasi, Kamis (28/4/2024).

Saat ini BNI telah menyelesaikan roadshow pada 26 Maret 2024 dan pricing pada 27 Maret 2024. Adapun bunga obligasi yang ditetapkan sebesar 5,28% per tahun.

Surat yang ini merupakan bagian dari program Euro Medium Term Note yang dibentuk pada 2020 silam. Berdasarkan program EMTN ini BNI dapat menerbitkan surat utang secara bertahap dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya US$ 2 miliar.

Untuk penerbitan ini, BNI menunjuk Citigroup dan J.P Morgan sebagai arranger dan penjual. Perseroan berencana menyelesaikan surat utang ini 5 hari kerja setelah pricing, yakni pada 5 April 2024.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bos BNI Buka-Bukaan akan Lakukan Ini Tahun Depan


(rah/rah)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *